Monthly Archives: Agustus 2013

Hancur

Jakarta, 25 Agustus 2013,

Ketika terlalu hancur, aku tak lagi berubah jadi kepingan. Pecahan. Serpihan. Abu. Serbuk. Tetesan air mata. Bahkan angin tak lagi mampu menyentuhku. Meniupku, lalu menerbangkannya hingga berlalu.

Karena ketika terlalu hancur, aku memilih menjadi ruang hampa. Kosong. Spasi. Jarak. Tanpa aroma. Tanpa bunyi. Tanpa suara. Tanpa jasad. Tanpa bentuk. Tanpa tersentuh.

Lalu aku menghilang. Menguap. Menjadi nol. Menjadi nihil. Menjadi tiada, yang tak lagi pernah ada.

Ya. Seperti sekarang.

Seperti saat ini.

-kandela-

Iklan
Dengan kaitkata

I’VE GOT LIEBSTER BLOG AWARDS?

Bandung, 12 Agustus 2013,

Well, saya agak bingung sebenarnya, ketika Ariasparrow, seorang teman dunia nyata yang juga merupakan seorang blogger pengulas film, memberikan nominasi Liebster Blog Awards ini kepada saya.

Mengapa bingung? Pertama, saya super nggak mengerti, apakah sebenarnya Liebster Awards ini. Dari mana asalnya. Dan, kenapa saya bisa dinominasikan award ini, padahal saya jarang review film–saya melihat para blogger yang dinominasikan, sebagian besar adalah para movie-blogger.

Ha-ha!

Ya sudah lah. Karena sudah dinominasikan seperti ini, pertama-tama, saya ingin mengucapkan terimakasih pada sang pemberi–Ariasparrow–yang ternyata menganggap saya sebagai salah seorang pengulas film yang pantas. *terharu gue Ya!

Berkaitan dengan Liebster Awards sendiri, alhasil saya penasaran, dan mulai mencari-cari via google. Jawabannya, adalah sebagai berikut.

The Liebster Blog Award is given to up and coming bloggers who have less than 200 followers. “Liebster” is German for “favorite”. This award is the “favorite blog award.”

Wah! Ternyata saya salah kaprah. Penghargaan ini nggak hanya dinominasikan bagi para pengulas film saja. Semua bidang mencakup di dalamnya, termasuk dalam musik, travel, fiksi, bahkan review produk saja bisa masuk dalam nominasi ini. Tetapi, mungkin saya–sebagai seseorang yang dianggap movie-blogger, setidaknya oleh Ariasparrow–akan menganggapnya sebagai award virtual dalam ranah pengulas film saja.

Tapi, sebelumnya, terdapat beberapa cara ikutan yang harus saya ikuti. We’ll see~

1. Ungkapkan rasa terima kasih pada sang pemberi nominasi Liebster Award ini, dan jangan lupa gunakan link blog si orang yang bersangkutan!

2. Cantumkan logo Liebster Award di postingan Anda (mari menggali di gudangnya Mbah Google!).

3. Jawab 11 pertanyaan yang diajukan oleh orang yang menominasikan blog Anda.

4. Sebelumnya, tulis 11 fakta tentang diri Anda sendiri. (Do I know myself, haa?)

5. Siapkan 11 pertanyaan baru buatan Anda sendiri.

6. Kirimkan 11 pertanyaan baru tersebut ke 11 teman blogger pilihan Anda, jangan lupa cantumkan link teman-teman blogger Anda tersebut, yes? 

7. Terus jangan lupa beritahu sang blogger penerima Liebster Award.

8. Terakhir, jangan lupa tulis cara ikutan Liebster Award ini di postingan Anda. (ya iyalah, ucuuu!)

Fakta Saya?

So, saya akan mulai menyebutkan 11 fakta tentang diri saya sendiri, sebagai awal mula dari permainan ini. Yippie! 

1. Merinding ketakutan kalau ketemu kupu-kupu, apalagi yang ukurannya raksasa, tapi pecinta filosofi “butterflies in my tummy”.

2. Gabungan antara melankolis-plegmatis-hiperbola-daydreamer.

3. Blog adalah satu-satunya hiburan yang tak ingin saya jadikan ladang pencari materi.

4. Penyuka hujan, kehujanan, mendung, petrichor, alat-alat teman hujan–payung dan jas hujan.

5. Punya 3 cita-cita sejak kecil, jadi penulis, desainer dan punya toko bunga.

6. Penyuka film dengan quote-quote menohok.

7. Sangat tergila-gila dengan film bergenre absurd nan abstrak, seperti hasil karya Spike Jonze dan Michel Gondry.

8. Senang proses, senang perjalanan, karena waktu itu hadir untuk dinikmati, bukan disia-siakan.

9. Menyukai sastra yang tidak puitis. Karena sastra, nggak selalu harus puitis, bukan?

10. Journalism-enthusiast.

11. Mudah bosan, sehingga kurang cocok dengan profesi standar bermateri tinggi, layaknya kerja di bank atau perusahaan besar.

Mari Menjawab!

Sekarang, memasuki tahap kedua, saya harus menjawab pertanyaan dari Bung Ariasparrowuuuu.. takut gue, Ya! Secara kan gue cuma movie-blogger-wannabe! Ngahahaha!

1. Karakter antagonis favorit? Di film yang mana?

Nggak bisa dipungkiri, sejak saya menonton Batman: The Dark Knight Rises, saya mendadak tergila-gila dengan Bane, yang diperankan oleh Tom Hardy. Menurut saya, Christopher Nolan–sang maestro di balik suksesnya film ini–menerapkan karakter “jahat” yang tepat, pas dan tidak berlebihan pada seorang Bane. Seorang Tom Hardy.

Oh iya, dan satu lagi. Saya tergila-gila dengan suara Bane, kala itu. Sangat-sangat-sangat jahat, mengerikan, tapi keren sekali!

2. 3 genre film favorit? Sesuai urutan, yang pertama paling favorit.

Kalau ditanya seperti ini, saya sangat bingung, karena pada faktanya, saya menyukai semua genre film, mulai dari film dokumenter, fiksi ilmiah, horor, drama, kolosal, komedi hingga kartun. Semua jenis film itu bertengger apik dalam hard disk ataupun rak DVD saya.

Tapi, jika bisa diurutkan sesuai banyaknya asupan film dalam hard disk, saya bisa mengkategorikan genre favorit, antara lain: absurd romance drama, family movie dan thoughtful thriller movie. (Itu semua genre bikinan saya sih, ha-ha! Semoga bisa mengerti!)

3. Bioskop favorit di kota kelahiran?

Salah satu (bekas) bioskop favorit saya adalah Majestic, atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama New Majestic. Kenapa favorit? Letaknya di Jalan Braga, membuat saya–yang tergila-gila akan gaya kolonial kota–sangat mengidolakan bangunan luarnya. Selain itu, meskipun saya belum pernah merasakan suasana ‘bioskop’ seutuhnya dalam gedung ini, tetapi Majestic menjadi saksi bahwa film independen tanah air sudah bergejolak riak sejak dulu. Ketika saya SMA, saya menyaksikan 2 film indie yang cukup erat bertautan dalam ingatan–‘Pelangi di Atas Prahara’, dan ‘Novel Tanpa Huruf R’.

4.  Lebih suka film-film Eropa yang dari negara apa?

Antara Inggris dan Perancis. Selain logat bicaranya yang seksi, cerita-ceritanya pun out of the box. Tak sembarang orang bisa merangkai cerita seindah dan seabsurd itu.

5. Film Asia yang bakal selalu direkomendasiin kalau lagi ngomongin film?

Ip Man, 20th Century Boys, Crows Zero, The Departure, dan TOKYO! (meskipun para sutradara film TOKYO bukanlah orang-orang Jepang asli, termasuk di dalamnya, Michel Gondry).

6. Film kelas B favorit?

Kalau film-film kungfu atau silat Mandarin, yang dulu sering muncul di layar kaca, termasuk dalam film kelas B nggak ya? (kelihatan kan, movie-blogger palsu!) Kalau iya, saya adalah penyuka film-film tersebut. Apalagi film vampir Chinese!

7. Setuju gak kalau The Expendables gak berhenti sampai di film ketiganya? Kalau nggak setuju sertakan alasan (ceilehhh).

Saya sampai detik ini belum nonton yang keduanya euyHampura. Nggak terjawab ini mah! 

8. 3 film favorit dari tahun 2005 keatas?

The Science of Sleep (2006), TOKYO! (2008), The Dark Knight Rises (2012). Tambah tiga lagi yah. Suka banget juga sama Ruby Sparks (2012), We Bought a Zoo (2011), dan X-Men: First Class (2011).

9. 3 film favorit era tahun 90-an? (tahun 2000 gak diitung yah).

Lion King (1994), Home Alone 1&2 (1990 & 1992), Homeward Bound (1993 & 1996).

10. Film paling sadis yang pernah ditonton?

Texas Chainsaw Massacre, Halloween (nggak ngerti lagi deh sama film ini, pengusung kesadisan dari awal sampai akhir), Saw, sama Hostel.

11. 3 series favorit?

How I Met Your Mother (all season), Lie To Me (I do really love Cal Lightman!), dan Anchor Woman (Jepang).

 

Kalimat Tanya dari Saya

It’s over, akhirnya! Hahaha. Pertanyaannya berhasil membuat saya memutar otak secara ekstra nih, Ya! Sialan yeh elo! Nah, sekarang, demi melanjutkan permainan ini, saya akan memberikan beberapa pertanyaan, nggak susah-susah kok. Hahaha.

1. Film yang paling pertama ditonton seumur hidup?

2. Sebutkan 3 quotes favorit dalam film, dan film apa sajakah?

3. Sebutkan 3 soundtrack film yang terngiang-ngiang di telinga sampai detik ini?

4. Lebih suka menonton di bioskop, dari DVD, atau hasil unduhan sendiri?

5. Pernahkah menonton film pendek–dari segala sumber media? Kalau pernah, film pendek apa yang paling disukai?

6. Film tanah air terfavorit?

7. Aktor / aktris tanah air terfavorit?

8. Lebih senang mana: film realis, atau fiksi fantasi?

9. Film terfavorit yang diadaptasi dari buku?

10. Film yang paling sering ditonton tapi nggak pernah bosan sama sekali?

11. Film yang membuat Anda keluar dari bioskop sebelum film selesai?

The Next Liebster Awards Goes To…

Nah, sekarang, siapa sajakah penerima nominasi versi seorang saya ini? Nggak semuanya movie-blogger, namun, selera film yang mereka miliki bagus, dan blognya pun patut dikunjungi! Berikut adalah 11 orang beruntung yang akan direpotkan oleh saya. Ha-ha-ha!

1. http://tukangbikinfilm.wordpress.com/

2. http://shafiramaemanah.blogspot.com/

3. http://fidellanandhita.blogspot.com

4. http://terlalurisky.blogspot.com

5. http://iwritetoright.tumblr.com

Ya ampun, ternyata ini bagian paling susah. Saya hanya mendapatkan sedikit teman yang senang berbincang mengenai film dalam blog pribadinya. Ataukah saya yang anti sosial? *dan mendadak sedih*.

Well, that’s it! Maafkan bila awards virtual ini tak disalurkan secara semestinya. Yang terpenting, semoga berguna, dan semoga para blogger–alias citizen journalism–tetap berkiprah dalam dunia tulis menulis, yang tak mengenal batas waktu, tempat ataupun media.

Selamat untuk para peraih Liebster Awards!

Salam.

-kandela-